
Dosen Pembimbing Lapangan KKN UPR kelompok 88, Dr. Ir. Herwin Joni foto bersama Kades Datah Kotou dan Mahasiswa KKN setelah kegiatan KKN selesai.
(Foto/Ist)
Palangka Raya, Kapakat News
Realisasi program kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler kelompok 88 mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) Tahun 2026 di desa Datah Kotou kecamatan Tanah Siang Selatan kabupaten Murung Raya (Mura) berjalan dengan baik dan sesuai rencana.
Dosen Pembimbing Lapangan KKN UPR kelompok 88, Dr. Ir. Herwin Joni, M.P. mengatakan semua kegiatan yang diprogramkan dalam KKN telah selesai dilaksanakan, bahkan ada program tambahan menyesuaikan kondisi di lapangan.
Program KKN yang berlangsung dari tanggal 14 Juli – 18 Agustus 2026, tersebut yakni pembuatan dan pemasangan Plang batas RT, pelayanan Posyandu, bimbingan belajar baca tulis dan menghitung (calistung).
Program kesehatan dan pendidikan karakter meliputi Sosialisasi Stop Bullying dan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sosialisasi pengelolaan sampah organik dan anorganik, senam bersama, pembuatan website desa Datah Kotou sebagai sarana publikasi informasi dan potensi
desa.
Kegiatan tambahan yakni pemasangan Umbul-Umbul di kantor desa dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, mengikuti karnaval budaya HUT kabupaten Mura serta pendampingan latihan upacara di SDN, pembersihan posko, dan wisata ke Karali.
“Dalam pelaksanaan semua program tersebut, mahasiswa KKN berkoordinasi dan konsultasi dengan pihak pemerintah desa, puskesmas dan sekolah serta mengikuti kegiatan pelatihan pelayanan Posyandu yang di kantor Desa Dirung Lingkin,” kata Herwin, Rabu (2/9/2026).
Pada kesempatan tersebut, Herwin menyampaikan ucapan terima kasih atas partisipasi masyarakat,
dimana terlihat dari peran
aktif masyarakat dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.
Herwin Joni menambahkan KKN bertujuan untuk mendewasakan alam pikiran mahasiswa, memantapkan wawasan keilmuan dan kemasyarakatan, sekaligus memperdalam
pengetahuan tentang manfaat pendidikan dan meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Memperoleh gambaran yang jelas mengenai tata kehidupan masyarakat secara riil,
menggali berbagai potensi di masyarakat, meletakkan dasar-dasar pengembangan SDM sehingga proses transformasi keilmuan dari kampus
ke masyarakat dapat lebih membantu memecahkan permasalahan sosial yang ada. (Atn/KN)
