
Diusia yang masih muda, Widya mahasiswi semester VII jurusan pendidikan ekonomi Universitas Palangka Raya (UPR) provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) ini, sudah mempunyai usaha sendiri.
Hal itu berawal dari munculnya ide untuk membuat usaha pengolahan masker tradisional yang dimulai tanggal 17 Januari 2018 lalu.
Dimana secara bertahap berbekal kegigihan dalam mengembangkan usahanya, akhirnya usaha tersebut bisa menjadi penopang biaya pendidikan dan kebutuhan hidup sehari-hari anak bungsu dari dua bersaudara ini
Saat ini, usaha gadis yang lahir di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar) Tangggal 29 Oktober 1998 ini telah berkembang, dimana telah mempunyai enam orang karyawan dan 147 distributor se indonesia.
Saat ini, Gadis berwajah keibuan ini, duduk sebagai CEO Qwendy Kasai Kesultanan Bawi Lamus, Owner Goodfriends clothing, Owner Qwendy Tour, Owner Dyafan Catering, Owner Kerupuk Basah Sambal Raja.
Widya mengatakan dalam hidup ini kita harus berani mencoba dalam mewujudkan sesuatu, karena kegagalan terbesar adalah tidak berani mencoba. Kegagalan merupakan langkah awal menuju sukses.
“Setiap orang punya kegagalan masing-masing, tinggal bagaimana kita bangkit dan memunculkan ide,” ucapnya dalam. perbincangan dengan Kapakat News, Jumat (18/12)
Widya yang punya nama lengkap Widyawati Dewi ini berharap generasi muda saat ini untuk punya pemikiran mempersiapkan masa depan sesuai talenta yang ada.
“Kesuksesan itu ada ditangan kita. Kalau mau maju harus membuka pikiran positif, ikut organisasi, perbanyak jaringan, belajar dari orang hebat disekitar kalian atau tokoh yang kalian idolakan. Konsep apa usaha yang ingin dijalankan, “ucapnya. (Handi Wijaya)
