
Palangka Raya, Kapakat News
Pemerintah kota (Pemko) Palangka Raya melalui instansi terkaitnya diminta untuk gencar memberikan masker kepada masyarakat dan perlu upaya untuk mengantisipasi kemungkinan kelangkaan masker selama kabut asap terjadi.
Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Palangka Raya, Hj. Mukarramah mengatakan Pemko harus segera memastikan ketersediaan masker dalam jumlah yang cukup untuk masyarakat, terutama anak-anak dan lansia yang rentan terhadap dampak buruk dari kabut asap.
Mukarramah menambahkan memberikan masker harus disertai edukasi mengenai cara memakai masker. Penting bagi warga untuk tahu cara memakai masker dengan benar, agar efektif dalam melindungi diri dari polusi udara yang berbahaya.
Tak bisa dipungkiri, kabut asap di Kalteng selalu terjadi pada musim kemarau, dimana akibat banyaknya terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Akibatnya, dampaknya sangat merugikan kesehatan serta aktivitas masyarakat sehari-hari.
DPRD Palangka Raya berharap pemko dapat bersiap lebih, guna melindungi kesehatan warganya. “Intinya, stok masker jangan sampai kosong seperti pengalaman dulu saat terjadi Covid-19. Jadi harus diantisipasi mulai sekarang,”tukasnya, Jumat (6/10/2023).
Mukarramah mengatakan kondisi udara di Kota Palangka Raya saat ini sudah sangat buruk. Bahkan berdasarkan indeks standar pencemaran udara (ISPU) sudah masuk pada level berbahaya, sehingga perlu upaya masif dalam mencegah dampak buruknya.
