
Kuala Kurun, Kapakat News
Upaya memperlancar arus transportasi darat di wilayahnya dalam upaya mendukung perkembangan ekonomi masyarakat, Dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten Gunung Mas (Gumas) memprogramkan 6 enam kegiatan di bidang infrastruktur.
Kepala Dinas PU kabupaten Gumas Bambang Jaya,ST.MT melalui Plt Kabid Bina Marga Teras,SST mengatakan ke enam kegiatan tersebut yakni pemeliharan rutin jalan, pemeliharaan rutin jembatan, pembangunan jalan, rehabilitasi jembatan, rekonstruksi jalan dan pembangunan jembatan
Teras menambahkan kegiatan ini merupakan program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Gunung Mas di Bidang infrastruktur salah satunya adalah Tambun Bungai Maju yaitu jalan kabupaten fungsional dan mantap.
Untuk mencapai target tersebut, pihak PU telah menyusun program dan kegiatan dalam rencana strategis (Renstra), namun di tahun anggaran 2025 dan 2026, ada kebijakan efisiensi anggaran dari pusat yang relatif besar sehingga dana transfer ke daerah berkurang sangat besar dan anggaran untuk pembangunan infrastruktur Jalan dan Jembatan berkurang sangat besar.

“Kegiatan Tahun 2026 lebih difokuskan pada pekerjaan pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan saja untuk menjaga fungsional jalan sebatas anggaran yang tersedia” ucap Teras kepada Kapakat News, Rabu (20/5/2026)
Kegiatan lainnya yakni pembangunan jalan Sangkalemu menuju Bandara di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir kecamatan Kurun, Rekonstruksi Jalan Kuala Kurun – Sarerangan (DBH Sawit) di kelurahan Kuala Kurun kecamatan Kurun. Rekonstruksi jalan Iskandar di kelurahan Sepang Simin kecamatan Sepang.
Perencanaan teknis jalan Tewah – Tumbang Miri – Tumbang Marikoi – Tumbang Anoi di kecamatan Tewah, Kahayan Hulu Utara dan Damang Batu. Rehabilitasi jembatan Sei Karungen -2 di kelurahan Tewah kecamatan Tewah, Pemasangan komponen baja jembatan Sei Manyoi di desa Hatung kecamatan Miri Manasa
Pemeliharaan Rutin Jalan dan jembatan (Swakelola) tersebar di beberapa ruas jalan dan jembatan yang paling prioritas untuk ditangani. “Untuk program penyelesaian Jembatan Sepang Simin – Sepang Kota belum bisa dilanjutkan TA. 2026 karena keterbatasan anggaran,” demikian Teras. (Atn/KN)
